Dirjen Farmasi Sebut Vaksin Palsu Tak Berbahaya

beritamix.com – Dari hasil uji laboratorium yang dilakukan tim satgas, vaksin palsu yang beredar di masyarakat selama ini terdiri dari tiga macam.

Yang pertama, vaksin yang tidak mengandung zat apa pun, kedua vaksin yang berisi zat untuk vaksin hepatitis B, dan yang terakhir vaksin yang berisi vaksin asli, tapi dengan kadar yang lebih rendah.

“Jadi dari ketiganya bisa disimpulkan sebenarnya vaksin ini tidak menimbulkan bahaya apa pun. Kalau yang tidak mengandung zat apa pun artinya tidak akan menyebabkan efek samping. Kalau yang mengandung kadar lebih rendah, efek sampingnya hanya terletak pada sistem kekebalan tubuh yang pada akhirnya tidak maksimal,” terang Dirjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes, Maura Linda Sitanggang di acara Diskusi Polemik di Cikini, Jakarta Pusat.

Untuk itu, Maura mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan terlalu khawatir. Karena selain efek sampingnya tidak berbahaya, pemerintah juga akan segera memberikan imunisasi ulang pada anak-anak yang terdata telah mendapatkan vaksin palsu.