Habib Rizieq Syihab tuntas menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka kasus dugaan penodaan Pancasila dan pencemaran nama baik Sukarno, presiden pertama Indonesia. Penyidik mengajukan puluhan pertanyaan kepada imam besar FPI tersebut. Lalu apa langkah Polda Jawa Barat berikutnya?

“Tim penyidik sedang melaksanakan anev (analisis dan evaluasi) gelar internal untuk melakukan gelar perkara apakah membutuhkan saksi lain yang harus diperiksa,” ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung.

Hasil anev penyidik itu, sambung Yusri, akan menyimpulkan apakah penyidik perlu meminta keterangan tambahan kepada para saksi, termasuk saksi-saksi meringankan yang siap dihadirkan Rizieq. Yusri pun membenarkan bahwa Rizieq ingin mengajukan sejumlah saksi ahli kepada penyidik Ditreskrimum Polda Jabar.

“Ada beberapa saksi yang akan dihadirkan oleh tim dari Rizieq. Kami tunggu daftar nama-nama saksi ahli yang akan meringankan tersangka,” ujar Yusri.

Selama 7 jam, Rizieq menjalani pemeriksaan dengan kooperatif. Berbeda dengan Rizieq, yang mengaku mendapat 36 pertanyaan, Yusri menyebut bahwa penyidik mengajukan 34 pertanyaan.

Pertanyaan penyidik kepada Rizieq seputar Pancasila. Yusri mengatakan Rizieq tetap membantah soal barang bukti rekaman video ceramah yang disampaikan Sukmawati Soekarnoputri selaku pelapor.

“Sampai saat ini, kalau menyangkut video itu, tetap sama ya, (Rizieq) masih menyangkal dan menganggap kalau video itu editan. Silakan saja, karena kita sudah melalui proses gelar perkara dan memeriksa beberapa saksi ahli, termasuk dari Puslabfor dan ahli IT,” tutur Yusri.

Rizieq sempat membawa berkas berupa hasil tesisnya bertajuk ‘Pengaruh Pancasila terhadap Penerapan Syariat Islam di Indonesia’. Menurut Yusri, berkas tesis tersebut sudah diterima tim penyidik untuk menjadi bahan pertimbangan.

Bila berkas perkara sudah dinyatakan lengkap, penyidik segera melanjutkan tahap pertama ke kejaksaan. “Setelah semua pemeriksaan saksi dan barang bukti lengkap, kita limpahkan ke jaksa penuntut umum,” kata Yusri.

Rizieq akan diperiksa lagi oleh penyidik? “Kita tunggu saja ya perkembangannya,” ucap Yusri singkat.