Tak Tahan Dihujat, Mario Teguh Menyatakan Berhenti Memberi Nasihat

beritamix.com – Dampak dari pengakuan seorang pemuda bernama Ario Kiswinar Teguh, yang mengaku sebagai anak kandungnya dengan membebarkan sejumlah bukti dokumen dan foto, Mario Teguh menerima banyak hujatan dari banyak pihak, terutama di dunia maya.

Pengakuan Kiswinar yang menyebut dirinya tak diakui anak, ditambah dengan cara Mario Teguh menyikapinya,  menggunakan cara yang konfrontatif, membuat banyak orang antipati terhadap motivator yang punya slogan “super” itu.

Tak terhitung caci maki kepada Mario Teguh. Hujatan bukan hanya datang masyarakat umum, tapi juga dari keluarganya sendiri, dalam hal ini adik-adiknya.

Namun, meskipun sedang dihujat kanan-kiri, setiap hari Mario Teguh tetap memproduksi kalimat-kalimat nasihat yang dia posting di berbagai media sosial yang mengatasnamakan akun resminya.

Hampir semua postingannya di dunia maya ditanggapi beragam. Meski tak sedikit komentar yang membelanya, namun paling banyak tetap komentar-komentar yang menghujatnya.

Rupanya lama-kelamaan Mario Teguh tak tahan juga. Akhirnya, menggunakan media sosial, antara lain melalui akun Twitter dan Facebook, Mario Teguh menyatakan tidak lagi menerbitkan status atau meme nasihat sampai masa yang belum ditentukan.

Di Twitter, Mario Teguh menyampaikannya dalam bentuk kultwit bersambung, sedangkan di Facebook dia menyampaikanya dalam sebuah postingan lengkap.

Berikut pernyataan lengkap Mario Teguh di media sosial tentang keputusannya berhenti sementara memberi nasihat kepada publik:

Sahabat saya yang baik hatinya,

Untuk memelihara kehormatan dari nasihat-nasihat kita di ruang persahabatan ini, MTSC tidak lagi menerbitkan status atau meme nasihat sampai masa yang belum ditentukan.

Para pembenci dan penganut fitnah mencaci dan menghina nasihat, bahkan status doa, sehingga kurang tepat jika kita membiarkan kebaikan dihina oleh orang-orang berhati keji.

Kami akan sesekali menerbitkan status motivasi, atau pengumuman program MTSC, tapi tidak akan terjadwalkan seperti biasanya.

Indonesia memang bukan negara pembenci, tapi pembenci lebih merusak kerukunan masyarakat daripada yang dibencinya.

Saya harus berterima kasih kepada semua Moderator MTSC yang telah bekerja keras secara sukarela selama lebih dari 10 tahun, yang melayani sesama mulai dari doa pagi sampai doa malam, tanpa ada hari libur sama sekali.

Semoga Tuhan selalu memelihara kesehatan, keselamatan, rezeki, dan kemuliaan kita beserta keluarga tercinta.

Aamiin

Salam sayang dari Ibu Linna, semua anggota Manajemen MTSC, Super Crew, Moderator, dan Admin, dan saya.